Kamis, 18 Februari 2016

Musim Penghujan, Saat Yang Tepat Untuk Menanam Pohon

  
Gambar 1. Ilustrasi

   Pohon merupakan salah satu elemen yang sangat penting bagi kehidupan kita di Bumi. Pada saat musim penghujan, berbagai pohon dapat berkembang lebih maksimal, karena menerima suplai air lebih mudah dari hujan. Pohon mempunyai beberapa manfaat anrata lain :


- Menghasilkan oksigen sebagai udara untuk bernafas
- Menyerap karbondioksida
- Mencegah pemanasan global
- Mencegah terjadinya erosi, banjir dan tanah longsor
- Buah dari pohon sebagai bahan pangan manusia

     Manfaat yang dihasilkan pohon ternyata sangat berpengaruh bagi lingkungan hidup kita yah. Sebagai contoh pohon sebagai penyerap karbondioksida, coba bayangkan berapa banyak karbondioksida yang dihasilkan dari pembakaran kendaraan bermotor dijalan. Kalau bukan pohon yang menyerap karbondioksida siapa lagi coba?. Itu baru kendaraan bermotor yang sehari-hari ada didekat kita, belum lagi asap yang dihasilkan dari pabrik-pabrik, pembakaran sampah, kebakaran hutan dan masih banyak lagi sumber polusi udara yang disebabkan alami maupun dari aktivitas manusia.

     Seperti yang kita ketahui, tahun 2015 lalu terjadi banyak sekali kasus kebakaran hutan yang melanda negeri kita. Beberapa yang selalu menjadi sorotan media adalah kebakaran di pulau Sumatra dan Kalimantan. Kebakaran hutan tersebut bertahan lebih dari satu bulan. Salah satu dampak lingkungan yang ditimbulkan adalah kabut asap yang menyelimuti kota-kota dipulau Sumatra dan Kalimantan. Bahkan kabut asap tersebut sempat menyelimuti ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Selain mengganggu dan melumpuhkan berbagai kegiatan warga yang terkena dampak secara langsung, kabut asap tersebut juga mengganggu kesehatan. Dikabarkan ribuan warga dari balita hingga dewasa terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) disepanjang bencana kabut asap terjadi.

      Saat ini di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Setelah berita kabut asap selesai, minggu-minggu ini media diramaikan oleh berita banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang terjadi dibeberapa kota di Indonesia. Dampaknya mulai dari materi, sarana prasarana hingga korban jiwa. Hal ini menyebabkan berbagai kegiatan terhambat, bahkan lumpuh total selama berhari-hari. Berdasarkan data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pada bulan Januari- Februari 2016 ratusan ribu orang mengungsi karena musibah banjir. Mengingat curah hujan yang masih tinggi, bencana tersebut sepertinya belum akan berakhir hingga akhir februari. Bapak Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Humas BNPB dalam wawancaranya mengatakan bahwa "Ancaman Banjir, Tanah Longsor dan Puting Beliung masih tetap tinggi hingga akhir Februari ini" (Sumber berita).

     Dampak kerusakan lingkungan hidup sudah sangat terasa. Siapa yang dirugikan? Yah kita semua, secara langsung maupun tidak langsung. Saya sendiri juga mengalaminya kok gak enaknya kejebak banjir, itu mending kalo udah dirumah, paling cuma gak bisa ngapa-ngapain, lah kalo kejebak banjir sampai gak bisa pulang?. Disaat musim kemarau kita diramaikan dengan berita kebakarann hutan dan kekeringan, lalu pada musim penghujan kita diramaikan dengan banjir dan tanah longsor. Apakah kita hanya akan diam saja? melihat hal ini. Kebanyakan orang mungkin sudah banyak yang tahu bahwa pohon mempunyai manfaat bagi lingkungan hidup, tapi sudahkah kita bergerak?.

     Yuk gerak!!hmm...Trus apa yang bisa kita lakukan???....Tentunya salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah menanam pohon. Berikut adalah beberapa langkah untuk mendukung penanaman pohon dan menjaga kelestarian lingkungan :

- Sebelum menanam pohon tentu harus ada bibit terlebih dahulu. Bibit bisa dibeli ataupun membuat sendiri. Caranya kumpulkan biji pohon, ambillah tanah (diberi pupuk lebih bagus), masukan tanah kedalam pot kecil (bisa menggunakan baglog / tempat air mineral), kemudian masukan biji pohon. Tunggu prosesnya biasanya 1 minggu-1 bulan bibit sudah terlihat.

- Setelah bibit pohon tersedia, tanamlah pohon dilingkungan sekitar anda. Bisa dilahan pribadi maupun lahan umum, seperti taman-taman ataupun pinggiran jalan yang memungkinkan untuk ditanam pohon.

-  Saya sebenernya sih pengen tapi saya tidak punya lahan, tidak punya waktu luang trus gimana? Anda bisa mendonasikan sebagian penghasilan kepada organisasi-organisasi yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan.

- Mengurangi pemakaian kertas juga bisa, karena bahan baku utama kertas adalah pohon. Semakin banyak kertas yang kita gunakan, berarti semakin banyak pohon yang ditebang untuk kebutuhan kita.

- Gunakan cara anda sendiri. Contoh seperti saya ini, membuat artikel untuk mengajak anda untuk ikut kedalam gerakan. Selain itu saya juga menerapkan kedalam usaha persewaan peralatan camping dan hiking yang saya kelola. Saya memberi biji pohon kepada penyewa yang pergi mendaki untuk ditebar di kawasan gunung. Dengan langkah ini maka semakin banyak orang yang ikut berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan.

     Mungkin sekian dulu artikel dari saya, semoga teman-teman terketuk hatinya dan mau bergerak untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar masing-masing. Semoga dengan gerakan-gerakan pelestarian alam yang semakin banyak, dapat meminimalisir bencana alam yang terjadi di Indonesia saat ini. Bila ada salah kata atau kurang lebihnya saya mohon maaf, terimakasih.




Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger