Rabu, 22 Juni 2016

Sabtu Minggu Di Pulau Karimun : Akses

     
Gambar 1. Menuju Pulau Karimunjawa

     Kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan menuju Pulau Karimun Jawa. Perjalanan ini berawal dari tawaran teman saya untuk menggantikan paket wisata ke Karimunjawa. Paket wisata tersebut berangkat pada hari sabtu 23 Januari 2016, jam 01.00 wib dari pelabuhan Tanjung Mas (Semarang). Dan saya baru mendapat tawaran pada hari Jum'at 22 Januari 2016, sehabis sholat ashar. Itu artinya saya harus berangkat malam itu juga. Mendadak sekali, tapi tidak apa-apa karena sebanding dengan harga yang saya dapatkan. Saya hanya mengganti uang sebesar 500rb, uang tersebut tidak sampai setengah dari harga paket wisata. 

     Berikut adalah sedikit ulasan tentang Pulau Karimunjawa. Secara administratif Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare, Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara. Oke sekarang lanjut ceritanya ya. 

     Setelah setuju dengan tawaran dari teman saya tersebut, sepulang kerja saya segera mempersiapkan diri untuk berangkat. Tak banyak barang yang saya bawa, hanya beberapa potong pakaian dan peralatan mandi. Cukup? yah karena segala sesuatunya sudah masuk dalam paket wisata. Mulai dari snack,makan, perjalanan pp, penginapan, transportasi keliling pulau, dan snorkeling. Enak, sekali-sekali bolehlah ikut paket wisata. Gak perlu capek-capek mikir ini itu buat berangkat, gak perlu susun inventerary, pokoknya simpel tinggal berangkat aja.  Tapi tetep seru kok, apalagi kalo ngegantiin temen kayak gini, tetep dapet harga murah :D. 

     Pulau Karimunjawa dapat diakses menggunakan beberapa pilihan transportasi yaitu kapal dan pesawat. Banyak pilihan jadwal keberangkatan yang ditawarkan, tinggal disesuaikan saja dengan waktu dan butget perjalanan anda. Saat itu saya menggunakan KM (Kapal Motor) Leuser dengan jadwal keberangkatan sabtu jam 01.00 wib. 


KM Leuser

     KM Leuser merupakan kapal bermuatan besar yang bisa menampung hingga 900 orang sekali jalan. Selain kapasitas yang besar, salah satu keunggulan kapal ini adalah diklaim mampu melewati ombak setinggi 5 meter dan cuaca yang buruk (sumber). Kapal ini terhitung baru untuk transportasi ke Karimunjawa, karena baru beroperasi sejak 9 januari 2016. Jadwal kapal ini hanya 2 minggu sekali mengantarkan penyebrangan dari Semarang-Karimunjawa. Jadwal Semarang-Karimunjawa hari sabtu jam 01.00 wib dengan waktu tempuh 5-6 jam. Dari Karumunjawa hari minggu jam 13.00 wib dengan waktu tempuh yang sama.

     Jam 00.30, banyak orang yang berada di dermaga menunggu keberangkatan. Saat itu saya dan rombongan juga ikut menunggu dan masuk ke kapal. Sedikit berdesak-desakan, tapi akhirnya kami masuk kedalam kapal. Kapal ini mempunyai 5 geladak (lantai kapal) khusus untuk penumpang. Saat itu saya dan rombongan menempati geladak ke 3. Dikelas ekonomi kita tidak harus menempati bangku yang sesuai tertera pada tiket. Jadi saat itu kami mencari tempat yang kosong untuk beristirahat. Bangku pada masing-masing penumpang disini lebih mirip tempat tidur yang memanjang tanpa sekat satu sama lain. Satu orang mendapat satu matras spon untuk tidur, cukup nyaman menurut saya. Selain itu ada rak diatas bangku dan satu colokan listrik, lumayan bisa untuk menaruh barang dan cas handphone.

     Jam 01.00 kapal mulai berangkat dan meninggalkan pelabuhan. Tak lama setelah itu saya berkeliling kapal. Saya berjalan mengelilingi beberapa geladak. Yang pertama adalah geladak ke 4, gladak ke 4 ini berada satu lantai diatas geladak 3. Isinya sama persis dengan geladak ke 3, terdapat bangku-bangku penumpang dan toilet. Setelah itu saya melanjutkan ke Geladak 5, disini sedikit berbeda, terdapat layanan informasi, kantin, ruang makan dan kamar-kamar untuk penumpang kelas vip. Di geladak 5 ini kita bisa kebagian luar kapal, namun saat mencoba keluar saya tidak melihat apa-apa kecuali kegelapan. Setelah berkeliling kapal saya kembali ketempat untuk beristirahat.

     Saat itu ombak dilaut tidak begitu terasa, hal ini membuat tidur saya nyenyak. Sekitar jam 05.00 saya bangun, kemudian berjalan menuju geladak 5, tepatnya berada dibagian luar kapal untuk melihat pemandangan. Sepertinya bukan saya saja yang ingin melihat pemandangan diluar kapal. Setelah sampai geladak ke 5, sudah ada beberapa orang yang berkerumunan untuk melihat pemandangan disekitar. Saya melihat bentangan laut seperti tak berujung, laju kapal perlahan memecah deburan ombak. Pulau yang awalnya terlihat kecil kini semakin besar, tanda semakin dekatnya kita dengan tujuan. Disini kepulauan Karimun sudah terlihat jelas didepan mata. Akhirnya pada jam 06.00 kapal berhenti dan menurunkan jangkarnya. Kapal ini masih berada ditengah laut, mungkin masih beada beberapa kilometer dari daratan. Saya bertanya-tanya dalam hati, namun tak lama kemudian ada pengumuman bahwa, tujuan ke pulau Karimun akan dijemput dengan kapal-kapal kecil milik warga setempat. Sembari menunggu penumpang juga dipersilahkan untuk mengisi perut di kantin. Fasilitas ini sudah termasuk pada tiket jadi kita tidak perlu bayar lagi. Tiket keberangkatan KM Leuser dari Semarang-Karimunjawa harganya Rp.132.000, sudah termasuk satu kali makan.   

Gambar 3. Selfie di geladak 5, bagian luar kapal

     Sekian dulu carita saya kali ini, cerita berikutnya adalah tentang kegiatan selama di kepulauan Karimunjawa. Terimakasih atas waktunya untuk berkunjung diblog ini,  semoga bermanfaat :D. 

Cerita Selanjutnya :
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger