Minggu, 06 Maret 2016

Mendaki Ke Kawah Ijen

Gambar 1. Asap belerang di kawah Ijen

     Postingan kali ini adalah lanjutan dari serangkaian cerita perjalanan di Banyuwangi, Jawa Timur. Cerita sebelumnya bisa dibaca disini :


     Jam 19.00 wib saya tiba di rumah singgah milik Pak Rahmat. Untuk teman-teman yang baru membaca postingan ini, mungkin belum tahu siapa Pak Rahmat. Pak Rahmat merupakan pemilik dari Rumah singgah dan penyedia jasa transportasi yang berlokasi di depan Stasiun Karangasem, Banyuwangi. Saat itu saya segera beristirahat, setelah seharian berkeliling Taman Nasional Alas Purwo. Di Rumah singgah saya sempat bertemu dengan beberapa rombongan lain. Mereka berencana untuk mendaki kawah ijen malam ini. Rencana yang sama, membuat kami bergabung. Setelah berbincang kami memutuskan untuk berangkat jam 23.00 wib.

Kamis, 18 Februari 2016

Musim Penghujan, Saat Yang Tepat Untuk Menanam Pohon

  
Gambar 1. Ilustrasi

   Pohon merupakan salah satu elemen yang sangat penting bagi kehidupan kita di Bumi. Pada saat musim penghujan, berbagai pohon dapat berkembang lebih maksimal, karena menerima suplai air lebih mudah dari hujan. Pohon mempunyai beberapa manfaat anrata lain :


Minggu, 14 Februari 2016

Mencegah Hipotermia dan Cara Mengatasinya (Tips)

Gambar 1. Hypothermia
     
     Jika berbicara tentang naik gunung, hipotermia tentu sudah tidak asing lagi di kalangan pendaki. Hipotermia merupakan salah satu penyakit yang bisa saja menyerang kita saat melakukan pendakian. Hipotermia merupakan kondisi dimana mekanisme tubuh tidak mampu mengatasi tekanan suhu dingin, hal ini diikuti penurunan suhu tubuh dibawah suhu normal. Dalam kondisi normal suhu tubuh manusia adalah 37°C, sedangkan orang yang mengalami hipotermia suhu tubuhnya dibawah 35°C.

Sabtu, 13 Februari 2016

Peninggalan Bersejarah Di Pantai Ngobaran, Gunung Kidul, DIY

   
Gambar 1. Pantai Ngobaran

     Pantai Ngobaran merupakan salah satu dari obyek wisata pantai yang terletak di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunung Kidul. Nama Ngobaran sendiri diambil dari sebuah cerita rakyat yang berarti terbakar atau membakar diri. Diceritakan bahwa di pantai ini Prabu Brawijaya V (keturunan terakhir raja Majapahit) membakar diri setelah menemui jalan buntu saat melakukan pelarian. Prabu Brawijaya melarikan diri karena enggan di-Islamkan oleh puteranya Raden Fattah (raja Demak), pasca runtuhnya kerajaan Majapahit.

Kamis, 17 Desember 2015

Sadengan dan Pantai Plengkung (Masih Di Taman Nasional Alas Purwo)

Gambar 1. Pos Pemantauan Sadengan

     Masih fokus ke catatan perjalanan di Banyuwangi. Kali ini saya akan melanjutkan cerita di Taman Nasional Alas Purwo (cerita sebelumnya). Tepatnya kunjungan di Sadengan dan Pantai Plengkung.